1 Lagi Fakta “Industri Motor Kita Tertinggal”

10 Oct

gs_vtr250_lSudah menjadi rahasia umum lemahnya Industri motor “cowo” di Indo, hampir bisa dibilang dari masa-ke masa produksi motor “cowo” aga ‘mandul’. Misalnya Tiger nya Honda, yang sekarang udah ganti nama jadi NEW TIGER Revo hanya pergantian bajunya saja, mesinya mah itu-itu juga dari jaman baheula awal-awal GL-Pro sampe sekarang ga berubah *ya klo berubah dikit buangettt :D*. walaupun ga semua ATPM seperti itu, contohnya neh YMKI yang ngeluarin Vixion, sebuah motor yang bisa dibilang membawa angin segar dalam Industri motor “cowo” di Indo sebab bisa dilihat dari respon masyarakat terhadap motor 150cc ber-injection ini, yakni tingkat penjualannya yang bisa ‘nyalib’ HONDA (Tiger dan Mega Pro).

Nah,, kemarin jum’at baca OTOKIR nya PR (Pikiran Rakyat, disunting kembali di PR Online). Disana disebutin secara detail fakta tentang “Industri Motor Kita Tertinggal” terutama buat motor gede.

“KONSUMEN sepeda motor di Thailand dan India, saat ini dimanjakan dengan kehadiran kendaraan roda dua ber-cc besar model terbaru yang dirakit di dalam negeri, sehingga harganya menjadi lebih terjangkau. Sebaliknya, di Indonesia para penggemar sepeda motor harus puas dengan model sepeda motor sport standar saja, karena kendaraan roda dua ber-cc besar harganya sangat mahal.

Mahalnya harga itu, karena sepeda motor besar itu didatangkan ke Indonesia dengan cara impor secara utuh atau completely built up (CBU). Padahal, masyarakat Indonesia termasuk penyuka sepeda motor besar. Itu terbukti dari kehadiran Kawasaki Ninja 250R yang penjualannya mencapai 6.504 unit, sepanjang Januari-Agustus 2009.

Seharusnya yang dipikirkan oleh para pelaku bisnis sepeda motor di tanah air adalah melakukan perakitan di dalam negeri. Dengan melakukan produksi di dalam negeri, akan mendorong tumbuhnya industri sepeda motor nasional untuk berkembang lebih pesat.

Saat ini merupakan yang tepat untuk merakit sepeda motor besar di dalam negeri. Sebab, pabrikan Jepang telah memutuskan untuk mengalokasikan fasilitas produksi sepeda motor berkapasitas 250 cc ke kawasan Asia.

Sayangnya, Indonesia harus kalah bersaing dengan Thailand. Seperti diberitakan harian Yomiuri Shimbun Jepang, Kawasaki Heavy Industries (KHI) Ltd secara bertahap memindahkan produksi sepeda motor ukuran menengah dan besar dari Jepang ke Thailand mulai 2010. Alasanya, karena upah buruh di Negara Gajah Putih lebih murah. KHI merupakan perusahaan Jepang pertama, yang memindahkan pembuatan sepeda motor gedenya ke Asia Tenggara.

Selama ini, KHI membuat sepeda motor besar dengan kapasitas mesin di atas 250 cc di Akashi, Hyogo Prefecture, Jepang. Sedangkan ukuran kecil dan menengah di Thailand. Mulai 2010, KHI memproduksi sepeda motor bermesin di atas 650 cc di Thailand. Sepeda motor gede yang dibuat di Thailand termasuk versi mutakhir, yang sudah menggunakan teknologi mesin canggih.

Tren relokasi pabrik ini akan terus berlanjut, karena Honda Motor Co juga memindahkan produksi sepeda motor berkapasitas 250 cc-nya ke Thailand pada 2010 dengan rencana memproduksi model retro CB233S dan VTR250.

Honda VTR250 diproyeksikan menjadi pesaing dari Kawasaki Ninja 250 model naked bike. VTR250 menggunakan mesin injeksi V-Twin, yang mampu menyemburkan tenaga sekitar 21 hp. Harga VTR250 buatan Thailand lebih murah 150.000 yen dibandingkan produksi Jepang.

Dari Thailand inilah sepeda motor gede Kawasaki dan Honda itu, diekspor ke Jepang dan negara-negara lainnya. Dengan demikian, alasan para pelaku bisnis sepeda motor Indonesia bahwa pasar dalam negeri sangat kecil, sehingga tidak menguntungkan untuk memproduksi kendaraan roda ber-cc besar adalah tidak tepat.

**

Pabrikan sepeda motor dunia kini sedang berupaya melakukan ekspansi bisnis, sehingga mereka memilih strategi untuk melakukan perakitan di negara-negara target pasarnya. Setelah masuk ke pasar Cina pada 2004 lalu, Harley-Davidson melakukan ekspansi ke pasar sepeda motor terbesar ke dua di dunia, India pada 2010. Harley-Davidson akan melakukan perakitan produknya di India pada 2011.

Di Cina, Harley-Davidson bekerja sama dengan produsen Zhongshen melakukan perakitan di negara yang merupakan pasar sepeda motor terbesar di dunia. Seharusnya, Indonesia yang menjadi pasar sepeda motor nomor tiga terbesar di dunia menjadi basis produksi juga.

Indonesia memang sudah tertinggal selangkah dibandingkan Thailand dan Cina, tetapi dengan semakin dekatnya basis produksi pabrikan dunia itu memiliki keuntungan tersendiri bagi penggemar sepeda motor besar di tanah air. PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) dipastikan mendatangkan varian berkapasitas mesin 650 cc, Ninja 650-R, dan ER6-R ke tanah air.

Keberhasilan KMI memasarkan Ninja 250R ternyata mendorong agen tunggal pemegang merek (ATPM) Jepang lainnya, untuk memikirkan sepeda motor berkapasitas mesin sama. PT Astra Honda Motor (AHM) sudah mengeluarkan isyarat untuk masuk ke segmen 250 cc. Seperti dikatakan Direktur Pemasaran AHM Julius Aslan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan segmen itu, karena sayang jika hanya ada satu merek saja yang merajalela. “Ini satu kesempatan,” katanya.

Kabarnya Honda berencana tetap mempertahankan model touring di kelas sepeda motor besarnya. Produk yang paling potensial masuk ke tanah air adalah Honda CBF 250 sebagai penerus Tiger. Selain itu, Honda juga akan melakukan perubahan besar-besaran (major change) pada Mega Pro dan memproduksi CBR 150 di tanah air.

PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) pada 2010 berencana memasarkan Frazer 250 yang berasal dari India. Produk lainnya yang tengah dipertimbangkan YMKI adalah FZ 150 yang diposisikan sebagai sepeda motor sport berkapasitas 153 cc. Teknologi mesinnya masih mengandalkan karburator. FZ 150 sudah dipasarkan di India sejak tahun lalu.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga tidak mau kalah dengan mempertimbangkan model pengganti Thunder. Merujuk dari model yang dipasarkan di India, kemungkinan besar yang akan masuk ke Indonesia adalah GS150R. (ovi)” http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=102559

———————————————————————————————————————–

//Ehmmm………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: