Pertarungan Unicorn Dazzler VS FZ16 – A.K.A – New Mega Pro VS Byson

15 Aug

Unicorn Dazzler VS FZ16.. Versi India😀

Bulan Ramadhan ialah bulan penuh Berkah, Berkah untuk semua tak terkecuali para ATPM roda dua.. hehe, soalnya di bulan yang suci ini ada ‘pertarungan’ sengit antar beberapa ATPM terkhusus Honda dengan AHM dan Yamaha dengan YMKI (klo yang lainnya kurang tahu, kayanya adem ayem aja :)). Kembali kepada Berkah tadi bahwa kedua ATPM itu sama-sama bertarung, Lo koo bertarung jadi Berkah??? Gini neh bro. Soale ke 2 ATPM tersebut bertarung ‘mem-brojolkan’ produk2 andalannya, dari mulai bebek, skutik dan Sport… Nah untuk yg Sport memang aga beda, soale kali ini memberikan hawa yang suangat sejuk bagi keberlangsungan ekosistem motor cowo di Indonesia.. xixixix (maaf tulisannya lebay).

Secara brojol-membrojol Honda ternyata lebih dahulu menelurkan produk nya, ga nunggu lama n ga banyak bicara.. Langsung Ces Pleng beda sama tetangga sebelah yang udah hampir 1 tahun lebih ngagagayong para bikers akan kemunculan satu motor Sport baru Yamaha (untuk di Indonesia).

Tapi klo kita lihat dari produk yang dibrojol kan. Ternyata eh ternyata produk2 tuh hanya adaptasi dari produk yang ‘sudah’ di brojol kan oleh kedua ATPM (Honda dan Yamaha), sebut saja All New Megapro dan Byson kedua produk tersebut ialah adaptasi dari Honda Unicorn Dazzler dan Yamha FZ16 nya Yamaha. Tuh itu satu butkti lagi Industri Otomotif roda dua kita tertinggal, Indonesia di No berapa kan padahal klo diliat dari segi pasar, Indonesia mempunyai puasarr yang sangggaaatttt GEDEEE banget. Tapi klo udah urusan yang gituan mah ga tau ah. Itu kembali kepada kita sendiri apakah kita punya nilai jual, walaupun sudah ada hawa2 positif. Ya, mudah2an.. tetapi yg terpenting harus nya yang maju tuh Industri Otomotif “orang dalam”… Lo ko jadi kemana-mana.. hehe😀

Ada satu hal yang menarik untuk dicermati, yaitu strategi marketing antara Honda dengan Yamaha yang keliatannya saling salip-menyalip, coba saja jalan-jalan ke blog nya kang Taufik, mas Triatmono atau Mbah dukun😀 disana di obrolin mengenai cucuk-cucukan kedua ATPM, maaf ga ngobrolin ATPM yang lain soalnya yg rame tuh ‘mereka’ berdua, yang lain mah asyik dengan dunia nya masing2

Mengenai ‘pertarungan’ khusus antara Unicorn Dazzler VS FZ16 atau klo di indonesia All New Megapro VS Byson.. xixixi, otomotifnet sudah memberikan testimoni berupa test ridding.

YAMAHA

First Ride Yamaha Byson, Berasa Di Atas Moge Street Fighter

OTOMOTIFNET – Wah, surprise juga ketika PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) mengajak OTOMOTIFNET.com untuk lebih dekat dengan sport bike barunya Yamaha Byson. Apalagi Byson belum dilaunching dan kabarnya baru akan resmi diluncurkan setelah Lebaran 2010.

Meski diam-diam, YMKI mempersilahkan untuk mencicipi sport bertampang garang ini untuk pertama kalinya di Sentul International Karting Circuit (SIKC). Tepatnya sehari setelah launching Honda New Mega Pro ditempat yang sama (11/8). Ayo gas pol!

Desain
Sabar, jangan main gas pol. Sebelum main gas sebaiknya foreplay dulu. Caranya? Kita pelototin satu persatu desainnya. Sekilas mengingatkan pada moge Yamaha FZ6, desain tanki, head lamp dan spidometernya yang terpisah tapi tetap seirama, serta bentuk buntutnya yang tak jauh berbeda. Jadi seperti Yamaha FZ6 yang dikecilin.

Dari sini saja bisa terlihat kalau Yamaha Byson memang sangat stylist. “Kita memang buat semuanya terlihat gambot dan berotot,” buka Paulus Sugih Firmanto, GM Promotion and Motorsport YMKI. Desain bodynya yang gambot ini diimbangi dengan pemilihan kaki-kaki yang istimewa. Jujur, ini akan bikin bingung pengendara yang suka modifikasi.

Bila umumnya setelah beli motor sport langsung ganti pelek dan ban yang lebih lebar, Yamaha Byson sudah pakai pelek lebar dan ban tubelees ukuran 100/80-17 di depan dan 120/70-17 di belakang. “Ban belakang bisa digedein lagi sampai ukuran 140,” jelas Mohamad Abidin, Manager Technical Department Service Division PT YMKI.

Uniknya lagi, tutup rantai belakang yang dibuat menyatu dengan spatbor kolong juga didesain layaknya swing arm moge. Hasilnya, swing arm standar Byson terlihat lebih kekar, seirama dengan sokbraker dengan dengan diameter 41 mm. Rasanya ini adalah diameter sokbraker depan motor sport lokal yang paling besar di pasaran. Dan uniknya lagi, desain knalpot Byson dibuat layaknya moge, Gambot cuy!

Fitur Dan Teknologi
Seperti New Honda Mega Pro, Byson juga dibekali mesin 150cc yang secara spesifikasi, power keduanya setara. Yaitu sama-sama 10,1 kW atau sekitar 13,5 dk. Bedanya, power puncak Byson bisa diraih diputaran mesin yang lebih rendah yaitu di 7500 rpm, sedang Mega Pro di 8500 rpm. Tapi torsinya, Byson unggul dengan 13,6 Nm sedang Mega Pro 12,8 Nm. Data ini diambil dari data spesifikasi yang dikeluarkan kedua pabrikan.

Secara teknologi, mesin Byson ini sebenarnya mengambil platform dari Yamaha Vixion. Bisa dilihat dari bentuk cover gear boxnya yang mirip-mirip dengan Vixion dan Jupiter MX. Bedanya, Byson dibangun tanpa radiator, injeksi bahan bakar dan hanya menggunakan 2 klep saja.

Mesin Byson berkarakter over square mengusung diameter piston 58mm dan panjang langkah 57,9mm. Kompresinya tak terlalu tinggi, hanya 9,5:1 yang artinya aman mengkonsumsi premium. Sedang karburator yang dipakai adalah Mikuni 26 tipe vakum yang sudah dilengkapi dengan Throttle Position Sensor. Dan terakhir, knalpotnya pun sudah dilengkapi dengan catalytic converter agar lolos EURO 2.

Performa
Mesin mudah dihidupkan dengan kick starter. Ternyata terasa ringan karena sudah mengadopsi dekompresi. Dan uniknya ada suara siulan kecil layaknya moge. “Suara itu berasal dari engine balancer, sengaja dibuat suara itu agar terasa sensasi moge nya,” ungkap Mohamad Abidin.

Bicara performa, cukup heran juga. Byson tetap ringan melaju meski mesinnya hanya 150cc dan harus membawa body dan kaki-kaki gambot. Tenaganya pun mulai terasa menghentak di 4500 rpm. Saat keluar tikungan tak ada jeda saat akan melaju kembali. Meski harus diakui tak seresponsif kakaknya, Vixion. Sayangnya, sirkuit karting Sentul tak terlalu panjang top speed tak bisa di dapat.

Handling
Saat duduk di joknya yang empuk, terlihat jelas bentuk stang bergaya fat bar layaknya moge. Panjangnya pun mencapai 727 mm, penyuka gaya turing gak perlu lagi repot-repot ganti stang baplang. Stang lebar ini juga membuat pengendaranya terlihat lebih gagah di atas Byson.

Bicara menikung di Sentul kecil, tak ada keraguan lagi. Ban lebarnya memberikan andil besar menyumbang kestabilan. Mau rebah sampai footstep tergasak aspal pun tak jadi masalah. Suspensinya juga tetap mantap meredam getaran. Terbukti ketika Yamaha menyiapkan beberapa handicap berupa balok kayu, tetap empuk!

Mungkin satu kekurangan Byson hanya belum pakai disk brake belakang. Tapi hal ini diakui hanya secara tampilan saja, bila berpegang pada fungsi teromol di roda belakang sudah cukup pakem menghentikan laju Byson. “Kalau dipaksa pakai disk brake belakang harganya bisa bertambah Rp 700 ribu sampai 1 jutaan,” prediksi Paulus.

Harga: Estimasi harga Rp 19,5 sampai 20 jutaan (harga fix baru diumumkan saat launching setelah Lebaran)

HONDA

First Ride New Honda Mega Pro, Sensasi Real Street Fighter

OTOMOTIFNET – Setelah dilaunching hari Senin lalu (9/8), PT. Astra Honda Motor (AHM) langsung mengajak semua wartawan yang datang untuk mencicipi performa New Honda MegaPro di Sentul International Karting Circuit (SIKC). Motor sport baru yang oleh Honda diberi julukan “Real Street Fighter” ini boleh langsung di geber! Yuk, ikuti terus sesi first ride ini.

Desain
Pertama yang dilakukan pastinya langsung melihat desain, dan ternyata tak ada berbeda dengan Honda Unicorn yang sudah lebih dulu meluncur di India. Desain bodynya jauh lebih sporty ketimbang Mega Pro lama.

Headlamp dibalut cover besar layaknya motor sport India dan buntutnya sudah enggak rata lagi, kini lebih nungging dengan suspense belakang monoshock. Secara keseluruhan menang terlihat slim dan sporty.

Fitur Dan Teknologi
Sedang fitur dan teknologi yang diusung sepertinya enggak ada yang baru. Paling membedakan adalah mesin barunya, meski lebih kecil 10cc, dari 160cc menjadi 150cc tapi powernya lebih besar 0,4 dk. Megapro lama 13,1 dk menjadi 13,5dk.

Mengusung teknologi Xtra Responsive Performance (RXP) dengan menggunakan roller rocker arm dan teknologi low friction membuat suara mesin lebih halus. Pistonnya pun lebih ringan, yakni 89 gram dari sebelumnya 144 gram.

New Mega Pro juga sudah dilengkapi dengan Throttle Position Sensor layaknya Yamaha Jupiter MX, TPS ini dipadukan dengan CDI dengan 12 Ignition Mapping, yang dapat meningkatkan ketepatan respon mesin terhadap putaran throttle dan membuat pembakaran lebih sempurna,

Sedang fitur andalannya paling hanya seputar desain speedometer baru yang menggabungkan analog untuk takometernya dan digital pada tampilan speedometer. Dan penggunaan disk brake di roda belakang pada New Mega Pro tipe Casting Wheel.

Performa
Seperti sudah disinggung, mesin baru New Mega Pro ini sedikit lebih besar tenaganya dan memang terbukti saat dicoba dilintasan Sirkuit Karting Sentul. Tenaga bawahnya memang lebih responsif, digas sedikit enteng menarik tubuh. Tapi responsifnya enggak Cuma dibawah, merata sampai ke atas khas mesin over square (diameter x langkah: 57,3 x 57,8 mm)

Perpindahan giginya pun halus. Dan tak terasa, di trek lurus depan tribun yang tak begitu panjang, New Mega Pro bisa mencapai 80 km/jam sebelum akhirnya harus tutup gas dan melakukan pengereman karena tikungan pertama sudah menyambut. Karakter seperti ini akan sangat menyenangkan dipakai di perkotaan yang lebih banyak stop and go!

Handling
Mega Pro punya kelebihan soal kenyaman khususnya urusan posisi duduk pengendaranya. Tapi di New Mega Pro rasanya sedikit berbeda dengan versi lamanya. Yang sekarang lebih mirip duduk di Honda Tiger. Stang tetap tinggi tinggi dan posisi badan sedikit condong ke depan, membuat pengendara lebih siaga.

Yuk, langsung menikung di sirkuit yang memiliki 14 tikungan ini! Semua tikungan di sirkuit yang biasa di sebut dengan Sentul kecil ini hampir tidak ada yang patah, meski pelan harus ditaklukan dengan gantung gas. Hebatnya, handlingnya terbilang cukup baik.

Motor tidak goyang meski dipakai rebah, suspensi belakangnya yang sudah monoshock bekerja optimal. Suspensi baru ini bisa disetting keras dan lembutnya loh. Begitu juga ketika hendak berpindah posisi dari menikung kiri ke kanan, suspensinya tetap tenang dan tetap mudah mengendalikan arah.

Bahkan saat direbahkan di salah satu sudut tikungan yang berpasir, New Mega Pro tetap bisa meluncur dengan mulus. Sayangnya ban yang dipilih masih sama seperti versi sebelumnya. Kembanganya kurang sporty dan ukurannya yang kecil membuat penampilannya terlihat ceking. Rasanya, yang satu ini bakal paling banyak kena sentuhan modifikasi.

Oiya, hampir lupa ngerem. Urusan bikin berhenti motor ini, disk brake dengan kaliper dua piston di depan sudah cukup ampuh. Apalagi roda belakang juga sudah dikawal disk brake dengan kaliper satu piston, lebih dari cukup untuk memberikan pengereman optimal. Tapi ingat jangan asal injak rem belakang, terlalu pakem bisa bikin roda belakang terkunci, smooth saja!

Harga : Rp 19,5 Juta (Casting Wheel), 18,3 (Spoke Wheel)

Tentunya setiap produk punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, kita tunggu saja nanti siapa yang akan jadi pemenang, tapi klo boleh jujur neh… BYSON memang lebih memikat hati.. xixixi , dan kayanya The Next Target…. HUNTING THE BYSON. Insya Allah. Do’ain Bro.. mudah2an ada Rezeki nya..🙂

10 Responses to “Pertarungan Unicorn Dazzler VS FZ16 – A.K.A – New Mega Pro VS Byson”

  1. türkh web tasarım August 17, 2010 at 8:39 am #

    Bicara performa, cukup heran juga. Byson tetap ringan melaju meski mesinnya hanya 150cc dan harus membawa body dan kaki-kaki gambot

    • izzi August 17, 2010 at 2:43 pm #

      sory bro belum bisa komentar, coz belum nyoba neh.. hehehe, nanti klo udah punya.. priview lengkap nya ta tulis..😀

  2. abdul rahim endtask August 22, 2010 at 10:57 pm #

    Keren …

    klaw Lebih keren lagi launching d Medan pkai konser NIDJI na

  3. Ghost August 27, 2010 at 10:52 pm #

    Spedo, kaki2, ban, di kloning ke piksen, sptnya sip deh

  4. cacing cau August 28, 2010 at 9:54 pm #

    kalau saja nmp sekeren byson…atau byson sehevat nmp perf mesinnya tentu gak bngng milihnya

  5. maticmania September 30, 2010 at 2:02 am #

    byson 150????? yang benar aja 153 cc yang benar megapro 149,2 cc ya bolehlah garang di tenaga tapi ingat hargai setiap tetes bensin jangan boros2 yah…… mo jadi pembalap…?

  6. bajigoer December 6, 2010 at 3:37 pm #

    kata temen yg punya byson, Byson tenaganya lemot banget…!!!

  7. nurse practitioner January 11, 2011 at 6:19 am #

    Useful blog website, keep me personally through searching it, I am seriously interested to find out another recommendation of it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: